Permainan vs Game

Judul yang sangat aneh memang seharusnya permainan adalah sama dengan game hanya perbedaan bahasa saja, namun apabila diacu pada pelaksanaannya permainan lebih sering dipilih untuk mewakili kegiatan yang menggunakan fisik akif, sedangkan game cenderung diam pada posisi yang sama. Bagi para pembaca semua yang hidup di zaman yang teknologi belum sangat maju tentu sangat kenal akan permainan ini

petak-umpet-mulai

Ya,petak umpet permainan dengan 1 orang sebagai penjaga bertugas untuk mencari teman-temannya yang bersembunyi, membutuhkan energi yang sangat banyak karena terkadang sang penjaga harus mengejar temannya untuk tidak sampai pada tempat jaganya. Bandingkan dengan permainan sekarang

GAMEONLINE1

Berjam-jam mereka bermain di depan layar komputer, hanya menggerakkan tangan saja, mata terpaku pada layar, tidak ada komunikasi yang berarti dengan teman lainnya malah lebih sering caci maki karena kekalahan dalam bermain.
Tidak dapat dipungkiri lagi globalisasi sudah mengunci kebebasan anak-anak dalam mengenal pergaulan secara nyata, semua serba instan tinggal menggunakan beberapa tombol mereka sudah dapat berhubungan dengan server yang letaknya ada di luar negeri.

img_2999-large

Dapat dilihat dari gambar di atas permainan tradisional seperti itu bertujuan untuk menjatuhkan lawan dengan cara memukul, tapi tidak terlihat wajah marah di dalam gambar tersebut hanya tawa canda yang ada karena tahu itu hanyalah permainan. Bandingkan dengan gambar sebelumnya anak-anak yang bermain komputer wajahnya terlihat tegang menghadap layar monitor, bahkan sudah mengetahui itu hanya permainan mereka bisa memaki-maki apabila temannya berbuat kesalahan. Tak jarang kasus pertengkaran bahkan berujung kematian karena bermain game modern ini.

Lalu apakah salah untuk bermain game modern?? Tentu saja tidak, adalah kesalahan orang tua bila melarang anak untuk memakai teknologi yang ada, namun adalah salah juga apabila tidak ada pendampingan akan pemakaian teknologi ini. Bahkan orang dewasa pun terkadang terlalu larut akan suatu game hingga melupakan kebutuhan lainnya misal makan, sehingga mulai bermunculan kasus orang dewasa yang meninggal akibat terlalu lama bermain game modern ini.

Permainan Tradisional adalah solusi game modern yang sudah memberi dampak negatif?? Mungkin tidak mungkin ya, permainan tradisional tidak dapat menghentikan dampak negatif game modern tapi dapat menguranginya, dengan pengenalan kembali anak akan permainan tradisional mereka akan tertarik untuk melakukannya, karena sudah tabiat anak-anak untuk mencoba hal yang baru. Kerja sama antara orang tua misal membuat lomba tingkat RT dalam permainan tradisional, sekolah yang memberi waktu pada jam olahraga untuk bermain sangatlah efektif untuk mengubah pemikiran anak akan permainan tradisional yang dianggap kuno namun ternyata dapat sangat asik untuk dimainkan. Pemberian lahan yang cukup juga harus diberikan karena permainan tradisional hampir selalu membutuhkan lahan yang luas karena melibatkan kegiatan fisik yang cukup banyak.

Seperti kata pepatah “Semua yang berlebihan adalah tidak baik“, ¬†memainkan game modern terlalu banyak memiliki dampak sangat negatif sifat apatis anak dapat tumbuh subur, namun memainkan game modern dengan porsi cukup juga dapat mengembangkan daya kreatifitas anak. Karena itu keseimbangan antara permainan tradisional dan modern haruslah terjaga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s