Sejarah Perkembangan Game

Game atau game adalah kegiatan yang sudah sekian lama digunakan untuk melepas penat dari berbagai aktivitas yang menjenuhkan. Apapun bentuk gamenya, bagaimanapun cara melakukannya, setiap game memiliki kelebihan, kekurangan, penggemar dan bukan penggemarnya sendiri. Dimulai dari game yang melibatkan banyak kontak fisik yang biasa kita mainkan sejak kecil seperti petak umpet, benteng, gobak sodor dan lainnya. Pada kali ini akan difokuskan pada game digital, game yang melibatkan teknologi komputer untuk memainkannya.

Saat pertama kali diciptakan video game yang belum diluncurkan ke pasaran yaitu tahun 1947 Pada tahun 1947 adalah tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana ini dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Aplikasi ini dipatenkan pada tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan mensimulasikan peluru ditembakkan pada target, ide ini berasal dari display radar pada Perang Dunia II. Beberapa knop disediakan untuk mengatur kurva dan kecepatan titik yang mewakili peluru. Karena pada waktu itu grafik belum bisa dibuat, target penembakan digambarkan pada sebuah lapisan yang kemudian ditempelkan pada CRT. Hal ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada layar CRT.d1
Dalam perkembangannya generasi pertama dari game hanya fokus pada penciptaannya saja, memperkenalkan bahwa komputer juga dapat digunakan dengan tujuan menghibur. Perusahaan Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey tahun 1970. Selanjutnya dunia game berkembang pada console, pada tahun 1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System), yang merupakan game console pertama di dunia. Selajutnya Atari, Sega, Ninrendo terus mendominasi pasaran game console. 1983 menjadi gebrakan dimana grafis mulai menjadi acuan utama untuk membuat game yang bagus. Pengguna dimanjakan dengan grafis yang sangat baik di masa itu.

1970_43
Magnavox menciptakan video game Odyssey

gaming_atari_logo

291px-Sega_logo.svgNintendo_Logo
3 Perusahaan di atas mendominasi perkembangan game console

Dalam abad ke-21 ini para gamers sebutan untuk pecandu game, sebagian besar membagi dirinya dalam tipe perangkat yang terlibat, yaitu menjadi 2 bagian :

  1. Game PC : game yang dimainkan dengan perangkat keras PC, tak hanya PC sebenarnya laptop, dan notebook termasuk di dalamnya.
  2. Game Console : game yang dimainkan pada mesin khusus dan controller khusus pula, jenis console yang ada bermacam-macam seperti Playstation, X-box, Nintendo dan lain-lain.

Namun dengan seiring perkembangan jaman, batasan ini menjadi hilang terutama game console karena game yang tadinya hanya dapat dimainkan pada console saja sudah bisa dimainkan pada PC baik itu dengan controller asli PC, atau tambahan seperti joystick. Misal Winning Eleven, game sepakbola ini tadinya hanya bisa dimainkan pada console terutama Playstation, namun sekarang vendornya telah mengeluarkan versi PCnya dan bisa dimainkan dengan keyboard dan stick agar dapat bermain untuk 2 orang.

Pembagian jenis game tidak hanya berdasarkan perangkatnya saja melainkan juga berdasarkan jenis karakter, cara bermain dan alur cerita dari permainan itu sendiri, antara lain :

1. RPG (Roll Playing Game) : pemain dituntut untuk memainkan karakter dengan jalan cerita yang sudah ada, ditambah dengan menaikkan kekuatan berdasarkan level karakter, level senjata dan lain-lain, contohnya : God of War, Prototype

226878
Prototype-2-cover

2. Turn Base RPG : hampir sama dengan RPG, namun pemain menyerang secara bergantian dengan musuh, contohnya : The Last Remnant

tlr-wallpaper1-wide[1]

3. FPS (First Person Shooter) : game tembak menembak dengan pemain mengendalikan karakter sebagai orang pertama, pemain akan melihat dunia game sebagai orang pertama, contohnya : Crysis, Counter Strike

Crysis_Cover
counter-strike-10-04-2011

4. MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) : sesuai dengan namanya game ini banyak dimainkan secara online dan dimainkan dengan banyak orang dalam satu tim, contohnya : DoTA (Defend of The Ancient), League of Legend.

381011624_1368977372
league_of_legends

5. Endless Run : tujuan game ini adalah mendapatkan poin tertinggi bukan menamatkan game, pemain akan dihadapkan pada berbagai macam rintangan sambil menambahkan poin yang ada, contohnya : Canabalt, Subway Surfer, Temple Run.

Canabalt_logo
7656_boxshots_medium_820x480
flappy-bird

Sumber :

http://dennymuharomariawan.wordpress.com/2012/03/15/sejarah-perkembangan-game/

http://vandredi-blog.blogspot.com/2012/07/jenis-jenis-game.html

http://forum.indogamers.com/showthread.php?t=414475

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s