Desain Pemodelan Grafis : Rendering

Dalam proses pembuatan model 3D tidak hanya berhenti dalam proses modelingnya saja, sebagus apapun hasil modelingnya tidak akan bisa diaplikasikan lebih lanjut jika tidak dilakukan proses rendering. Apakah rendering itu??

Renderingren secara harafiah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia berarti menterjemahkan atau mengubah.  Sedangkan dalam proses pemodelan 3D, rendering berarti proses memasukkan animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi). Terdapat beberapa teknik rendering antara lain :

  1. Wireframe rendering
    Wireframe yaitu Objek 3D dideskripsikan sebagai objek tanpa permukaan. Pada wireframe rendering, sebuah objek dibentuk hanya terlihat garis-garis yang menggambarkan sisi-sisi edges dari sebuah objek. Metode ini dapat dilakukan oleh sebuah komputer dengan sangat cepat, hanya kelemahannya adalah tidak adanya permukaan, sehingga sebuah objek terlihat tranparent. Sehingga sering terjadi kesalahpahaman antara siss depan dan sisi belakang dari sebuah objek.
  2. Shaded Rendering
    Pada metode ini, komputer diharuskan untuk melakukan berbagai perhitungan baik pencahayaan, karakteristik permukaan, shadow casting, dll. Metode ini menghasilkan citra yang sangat realistik, tetapi kelemahannya adalah lama waktu rendering yang dibutuhkan. Contoh nyata dari rendering adalah dengan menggunakan software Blender, Vray (3DS Max) dan OpenGL. Satu trik khusus membuat kita dapat me-render seluruh film yang tengah kita buat dengan sangat cepat, yaitu render pranala. Bayangkan kita dapat segera menyaksikan karya kita, memeriksa kualitas animasi dan narasinya, tanpa perlu menunggu proses render yang terlalu lama. Render pranala memanfaatkan pustaka OpenGL yang menggambar seluruh antarmuka Blender termasuk viewport 3D ke layar, sehingga meski ia mengorbankan kualitas visual, jenis render ini dapat dilakukan dengan sangat cepat.
  3. Hidden Line Rendering
    Metode ini menggunakan fakta bahwa dalam sebuah objek, terdapat permukaan yang tidak terlihat atau permukaan yang tertutup oleh permukaan lainnya. Dengan metode ini, sebuah objek masih direpresentasikan dengan garis-garis yang mewakili sisi dari objek, tapi beberapa garis tidak terlihat karena adanya permukaan yang menghalanginya.

Sumber :
http://zlatanprasetyo.blogspot.com/2013/11/teknologi-rendering.html
http://aboutkuliah.blogspot.com/2013/01/desain-pemodelan-grafik.html
http://jempoluburubur.blogspot.com/2011/12/rendering.html
https://www.google.com/imghp?hl=en&tab=wi&ei=TfmVUvuZAsmQrQfjk4HICg&ved=0CAQQqi4oAg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s