Manusia dan Keindahan

Manusia adalah makhluk penyembah keindahan, pernyataan ini betul adanya buktinya dapat dilihat dari dalam diri manusia sendiri. Selalu ingin berubah menjadi sesuatu yang lebih baik, dan tentunya yang lebih bak ini adalah hal yang indah. Indah berarti sedap dipandang, patut dikagumi, namun ukuran keindahan tiap-tiap orang sangat beragam atau dikatakan relatif, sehingga apa yang menurut 1 manusia indah belum tentu indah bagi manusia lainnya.Keindahan sendiri memiliki pengertian sesuatu yang membuat seseorang terkagum-kagum, terpeseona akan sesuatu yang dimiliki oleh suatu hal, bisa benda mati,benda bernyawa, sesama manusia ataupun segala hal yang ada di sekitarnya.

Manusia dalam perilakunya akan keindahan memiliki 2 perlakuan yaitu :

  1. Kontemplasi : keinginan manusia untuk membuat sesuatau menjadi indah
  2. Ekstansi : keinginan manusia untuk menyatakan, merasakan sesuatu yan indah

Dengan 2 perilaku di atas manusia akan selalu menjadikan segala sesuatunya indah dengan ukuran keindahan yang dimilikinya.

Estetis, nilai estetis, estetika adalah kata-kata yang cukup sering kita dengar apabila kita bergaul dengan para pekerja seni ataupun para pengagum seni. Namun apa yang dimaksud dengan Estetis ini?? sebenarnya estetis adalah keindahan itu sendiri, sebuah nilai yang berusaha diterapkan ke dalam segala hal dalam kehidupan manusia layakanya nilai-nilai lainnya dalam kehidupan seperti nilai moral, niai kebenaran dan sebagainya.

Terdapat dua nilai penting yang dapat diambil dari keindahan :

  1. Nilai Ekstrinsik : nilai yang dilihat dari luar,hanya secara sekilas langsung dapat memberikan penilaian, berkaitan dengan penampilan luarnya saja. Atau bisa dikatakan kesan pertama ketika memberi penilaian. Misal, saat melihat patung maka yang pertama kita lihat adalah bentuknya, detailnya, bahannya, dan kita menilai indah atau tidaknya patung itu.
  2. Nilai Intrinsik : nilai yang terkandung dalam keindahan itu sendiri, interpretasinya bisa bermacam-macam karena bergantung pada opini dari setiap penikmatnya, sementara nilai pastinya hanya milik sang pembuat dari keindahan itu sendiri. Nilai ini bisa didapat setelah adanya pemahaman yang dalam akan sesutau yang dipahami, pengenalan lebih lanjut akan membentuk penilaian yang lebih dalam. Misal, masih dengan patung, setelah kita melihat tampilan luarnya, maka timbul pikiran apa maksud patung ini dibuat, mengapa harus bentuknya seperti itu, dengan pikiran ini kita berusaha mendapatkan nilai intrinsiknya.

Keindahan adalah sebuah nilai yang terdapat dalam kehidupan manusia, dan sifatnya yang sebagai nilai menjadikannya dapat diteliti, dan membuat teori yang mempelajari keindahan ini, terori-teori tersebut antara lain

  1. Renungan : teori ini menyebutkan keindahan didasarkan dari pemikiran/perenungan akan pembuat ataupun penikmatnya, yang memberikan beberapa teori lainnya :
    1. Teori Pengungkapan
    2. Teori Metafisika

    3.  Teori Psikologi

  2. Keserasian : teori menyebutkan keindahan didapat dengan membandingkan keindahan itu dengan berbagai unsur di dalamnya, kewajaran adalah kata kunci teori ini, walaupun kewajaran dalam keindahan memiliki jangkauan yang sangat luas tergantung siapa dan bagaimana memandangnya. Teori mencakup teori-teori lainnya yaitu :
    1. Teori Objektif dan Subjektif
    2. Teori Perimbangan
    3. Asas Keserasian

Sumber :

http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/pengertian-keindahan.html

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keindahan

http://sandhimunajat.blogspot.com/2011/06/kontemplasi-dan-ekstansi-keindahan.html

http://www.google.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s