Manusia dan Cinta Kasih

Manusia membutuhkan satu sama lain itu merupakan pernyataan yang tak bisa dibantahkan lagi, manusia yang paling kaya di dunia pun membutuhkan orang lain untuk mencapai kekayaannya itu dan memakai kekayaannya itu untuk dirinya. Dari rasa saling membutuhkan ini timbul rasa yang lebih dalam daripada rasa hanya ingin memenuhi kebutuhan, yaitu rasa cinta kasih. Cinta kasih terkadang bila ditanya secara langsung apa artinya sulit dikatakan dan berakhir dengan “Rasakan saja sendiri nanti juga tau”, namun bagaimana bisa mengetahui yang dirasakan itu cinta kasih apabila tidak tau apa pengertiannya. Tidak akan ada cukup buku untuk menjabarkan 2 kata ini, namun semua yang ada di dunia ini memiliki penjelasan teoritis yang logis walaupun dalam prakteknya terkadang tidak bisa dijelaskan dengan logika.

Cinta kasih terdiri dari 2 kata dengan pengertian yang berbeda namun bertujuan sama yaitu memberikan perasaan lebih kepada seseorang atau lebih

  1. Cinta : rasa yang begitu mendalam akibat adanya ketertarikan pribadi bisa terhadap manusia,benda, ataupun hobi.
  2. Kasih : lebih kepada aksi dari rasa peduli ataupun cinta itu sendiri, bisa juga berarti memberi.

Sehingga bila disatukan cinta kasih berarti rasa yang begitu mendalam akibat ketertarikan pribadi yang dapat membuat seseorang memberi aksi yang bertujuan untuk menunjukan perasaannya pada sesuatu.

Cinta memiliki 3 unsur menurut Dr. Sarlito W. Sarwono, yaitu :

  1. Keterikatan
    Adanya perasaan untuk hanya bersama, Skala prioritas hanya tertuju pada yang dicintai.
  2. Keintiman
    Kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara manusia dan yang dicintainya sudah tidak ada jarak yang memisahkan, bisa ditandai dengan adanya panggilan khusus.
  3. Kemesraan
    Adanya sikap romantis, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang.

                 Dengan adanya unsur di atas dapat dikatakan rasa cinta mempunyai “bahan khusus”, yang apabila aada bahan yang lebih komposisinya tidak akan baik lagi rasa cinta itu.

Seorang psikolog Amerika, Robert J. Sternberg menyatakan bahwa ada  3 unsur dalam segitiga cinta yaitu :

  1. Komitmen adalah upaya sadar untuk menjaga hubungan.
  2. Keintiman adalah kedekatan emosional, yang melibatkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara dua individu.
  3. Gairah adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual.

Layakanya sebuah segitiga yang terdiri dari 3 titik yang saling berhubungan maka segitiga cinta di atas juga adalah titik-titik yang menghubungkan perasaan menjadi cinta yang bermakna bukan hanya karena hanya nafsu semata.

Perasaan cinta telah dikatakan sebelumnya tidak hanya berlaku antar manusia saja, terdapat macam-macam bentuknya ada cinta kepada Tuhan, cinta kepada teman, cinta kepada benda kesayangan, dan cinta yang paling sering dibahas adalah “Cinta Erotis” yaitu cinta kepada lawan jenis. Karena kebanyakan cinta ini berawal dari rasa tertarik akan penampilan luar lawan jenis lalu baru tertarik ke personalnya sampai terbentuknya cinta itu sendiri.

SUMBER:

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/ikaps-manusia-dan-cinta-kasih/

http://febryandhikar.blogspot.com/2012/03/3-unsur-tentang-cinta.html

https://www.google.co.id/

3 thoughts on “Manusia dan Cinta Kasih

  1. Pingback: Manusia dan Cinta Kasih | abehoperdana

  2. Pingback: Manusia dan Cinta Kasih | dyahayupratiwi

  3. Pingback: Bab 4 Manusia dan Cinta Kasih | DithaFitriyan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s