Sampahmu Hidupmu

Kita tak bisa hidup tanpa sampah??? Aduh, tampaknya kata-kata itu terlalu mengada-ada, orang yang membaca hal ini sebagian besar berkata “Emang gw pemulung??” atau “gw orang coy bukan lalat makannya sampah”.
tapi pada kenyataanya seiring bertambahnya usia kita semakin bertambah pula sampah yang kita hasilkan,paling tidak menurut pemikiran saya seperti itu,bisa kita lihat dengan ilustrasi sebagai berikut :

Dari bayi kita sudah menyumbangkan sampah yaitu popok yang kita pakai setiap harinya, ada juga kotak susu yang susunya kita minum tentu kotaknya dibuang.

Lalu kita sedikit tumbuh bukan berarti sampah yang kita hasilkanjuga hanya bertambahnya hanya sedikit tapi sangat banyak, dalam ilustrasi ini hanya saya perlihatkan sedikit dari sampah makanan ringan,pdahal saat masih kecil sampah plastik somay,plastik minuman ringan,sedotan sudah menjadi barang sehari-hari yang pasti kita buang.

Kita lompat agak jauh saat kita dewasa bisa anda bayangkan sendiri berapa banyak sampah yang kita hasilkan “SENDIRI” selama periode kita hidup.
Lalu apa?? So What?? Mungkin ada di antara para pembaca sekalian yang berkata seperti itu. Sampah dapat dikatakan telah menjadi “makhluk yang hidup” yang telah menjadi banyak,besar,memenuhi ruangan-ruangan yang ada. Namun juga sampah bukanlah seperti kita manusia yang bisa mengelak ketika harus dimusnahkan,sampah dapat kita perlakukan semau kita, dapat kita bakar hancurkan bahkan dapat kita pergunakan.
Di sinilah dituntut kita manusia mempergunakan kekuasaan untuk mengatur segalanya sehingga dapat teratur,dalam hal ini sampah.

Terdapat gerakan 3R (Reduce,Reuse,Recycle) yang telah didengungkan oleh PBB ke seluruh dunia. Dari 3 cara itu menurut saya pribadi :

  1. Reduce : Kita dapat tidak terlalu memperdulikan cara ini walaupun harus juga  dilakukan, karena kita pasti selalu membutuhkan plastik, dimana penggunaannya yang selalu berbeda bergantung ukuran dan jenis plastik sehingga kita akan selalu memakai plastik yang baru. hal ini dapat ditanggulangi dengan melakukan langkah lainnya.
  2. Reuse : Kita masih bisa melakukan menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa dipakai, terutama barang yang tak bisa busuk seperti tas plastik, sehingga tas plastik lama yang masih bisa dipakai tidak dibuang melainkan dipakai lagi, dengan cara ini kita telah melalukan 2 langkah sekaligus. tidak hanya tas plastik tetapi juga botol minum bekas dan masih banyak lagi.
  3. Recycle : Langkah inil sudah cukup banyak digunakan terutama oleh para kaum wirastawan, karena dapat mencakup banyak hal. Limbah kertas yang sudah tak terpakai dapat dilebur,dan dibuat kertas kembali dan dapar dijual, sampah kemasan detergen,makanan ringan dapat menjadi tas atau dompet dan dapat dijual.
  4. Replace : Ini langkah tambahan dari 3 langkah diatas, mengganti barang-barang yang sering digunakan dengan barang lain yang lebih ramah lingkungan, misal plastik polimer yang telah banyak digunakan di beberapa pusat perbelanjaan diman plastik itu bisa busuk.


Dari berbagai contoh di atas dapat disimpulkan sampah sama seperti hidup kita bila kita bisa mengelolanya dengan baik maka diri kita dapat menjadi lebih baik juga.

Terima Kasih telah membaca.Semoga Berguna.

Sumber Gambar : http://www.google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s